Basuki curiga sabotase saat banjir di Jakarta pekan lalu

Basuki curiga sabotase saat banjir di Jakarta pekan lalu

Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok  mencurigai ada sabotase saat banjir melanda Ibu Kota pada Jumat (23/1) pekan lalu.

"Beberapa hari lalu jika hujan besar pun tdk pernah ada banjir, tapi ketika hari Jumat (23/1) ada laporan genangan di 36 titik saya curiga ada sabotase," kata Basuki di Jakarta, Senin.

"Saya lihat Katulampa aman, laut juga normal rumah pompa masih berfungsi terlebih rumah pompa dan pintu air juga sudah diawasi oleh kamera CCTV agar tdk macam-macam," katanya.

Setelah diselidiki, katanya, penyebab terendamnya wilayah utara Jakarta ternyata ada lubang di tanggul kali sunter depan mal Artha Gading yang sengaja dibuat oleh kontraktor untk jalan masuk kendaraan berat.

"Ini sabotase, mereka beralasan tanggul tsb dijebol bertujuan sebagai jalan masuk peralatan berat untk melakukan pengerukan lumpur di dasar sungai," katanya.

Menurut dia, sungai tsb dikeruk oleh kontraktor di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dia juga mempertanyakan keputusan menjebol tanggul tsb dilakukan karena biasanya harus ada kajian terlebih dahulu.

Selain itu, mnurut dia, tindakan menjebol tanggul saat musim penghujan merupakan tindakan yang gegabah.

"Menjebol tanggul itu saat musim hujan sangat gegabah karena tanggul tsb tdk mungkin diperbaiki dalam kondisi musim hujan. Satu haripun tdk akan bisa," katanya.

Dia menambahkan setelah menurunkan stafnya ke lokasi diketahui pihak kontraktor tdk ada di tempat dg alat berat yang ditinggalkan tanpa operator.

Basuki mengatakan dirinya akan melaporkan hal tsb pada pihak berwajib jika terbukti ada sabotase di dalamnya. "Saya akan lapor ke kementerian bahwa kontraktor mereka tdk kredibel," ujarnya.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar