PAMEKASAN- Seorang nenek warga Desa Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rupah (50), dibacok tetangganya sendiri, Hariri, karena dituding memiliki ilmu santet, Kamis (29/1/2015).
Kini, korban menjalani perawatan intensif di di RSUD dr Slamet Martodirjo, Pamekasan, karena mengalami luka serius. Bagian lengan kanan dan kiri serta punggung sang nenek mengalami luka robek. Sementara pelaku sudah ditangkap petugas dan telah dijebloskan dalam tahanan. Setelah sebelumnya sempat melarikan diri usai membacok korban.
Informasinya, kasus pembacokan bermula ketika korban menjenguk mertua pelaku. Saat itu mertua pelaku sedang sakit. Ketika korban pulang, pelaku membuntuti dan langsung membacok tubuh korban.
Akibatnya, korban terkapar dg kondisi banyak mengeluarkan darah dari lengan dan punggung. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu membawa korban ke rumah sakit untk diselamatkan jiwanya.
"Pelaku sempat berupaya melarikan diri setelah melukai korban. Tapi berhasil ditangkap petugas Polsek Kadur di Kecamatan Pakong, saat ini pelaku ditahan di Mapolsek Pakong," terang Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun.
Menurutnya, Pembacokan tsb diduga karena korban dianggap memiliki santet. Hal itu diperkuat dg keterangan saksi yang mengatakan bahwa korban sempat disuruh cepat pulang oleh warga lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar