Jakarta (ANTARA News) - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Ahmadi Noor Supit mengharapkan kepada seluruh anggota Banggar untk mengoptimalkan pembahasan anggaran mengingat waktu pembahasan anggaran yang sangat sempit.
"Saya harapkan, agar waktu yang terbatas ini, kitaa gunakan untk membahas RAPBN Perubahan untk kepentingan rakyyat," kata Supit usai dilantik menjadi Ketua Banggar DPR RI oleh Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.
Wakil Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menegaskan komitmennya memperbaiki kinerja Banggar sehingga stigma negatif yang selama ini muncul di masyarakat bisa dihilangkan.
"Langkah yang ditempuh adalah bekerja semaksimal mungkin untk kemakmuran rakyyat melalui politik anggaran yang berpihak kepada kepentingan rakyyat. Langkah pertama yang dilakukan adalah memperbaiki sistem di Banggar, terutama saat pembahasan anggaran."
Mekanisme pembahasan anggaran harus sesuai standar dan prosedur saat pembahasan anggaran yang baik. "Hal ini penting agar tdk terjadi lagi kesempatan untk memanfaatkan pembahasan anggaran itu untk keuntungan pribadi". Intinya, tdk ada lagi celah menggerogoti uang APBN. Ini betul-betul dieleminir sedemikian rupa," jelasnya.
Selain memperbaiki sistem, Said juga meminta pembahasan anggaran dilakukan secara terbuka sehingga rakyyat bisa mengetahui detail dan proses pembahasan anggaran di Banggar. Bahkan, jika diperlukan, pembahasan anggaran yang dilakukan secara terbuka juga dihadiri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kita ingin pembahasan itu dilakukan secara terbuka. Publik bisa mengakses semua pembahasan anggaran, baik langsung atau tdk langsung dan saya upayakan agar tdk kesempatan untk lobi-lobi. Kita lakukan rapat pembahasan anggaran di DPR RI saja, tdk di luar seperti di hotel-hotel sehingga sangat sulit dan terbatas untk bisik kiri kanan, jadi saya upayakan agar pembahasan anggaran itu di DPR," pungkasnya.
Pimpinan Banggar DPR RI yang dilantik adalah Ahmadi Noor Supit sebagai Ketua Banggar, sedangkan 4 wakil ketua Bangar dijabat masing oleh Said Abdullah (PDIP), Djoko Ujiyanto (Partai Demokrat), Jamaluddin Jafar (PAN), dan Jazilul Fawaid (PKB).
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar