Foksi: merak hijau jadi identitas Jatim

Foksi: merak hijau jadi identitas Jatim

Prigen (ANTARA News) - Forum Konservasi Satwa Liar Indonesia atau Foksi mengemukakan seharusnya merak hijau menjadi identitas atau ikon Jawa Timur, bukan ayam bekisar.

"Merak hijau itu hanya ada di Jawa Timur. Foksi sudah mengusulkan ini sejak lama dan terakhir tahun lalu, tapi kalah sama bekisar," kata Penasihat Foksi Tony Sumampau di sela-sela Orientasi Wartawan Konservasi (OWA-K) di Taman Safari (TSI) II Prigen, Pasuruan, Jatim, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa habitat merak hijau tersebar dari Jawa Timur bagian barat hingga ke timur, yakni Taman Nasional Baluran di Kabupaten Situbondo. Keindahan bulu merak hijau yang biasa digunakan untk hiasan kesenian Reog Ponorogo itu sudah diakui oleh masyarakat dunia.

"Kalau merak hijau dijadikan identitas Jawa Timur, nanti akan ada perhatian terhadap satwa yang populasinya terus berkurang karena bulunya digunakan untk hiasan Reog ini. Ini memerlukan perjuangan agar semua pihak bisa mendukung," katanya.

Ia mengemukakan kesenian Reog saat ini tdk hanya ada di Ponorogo, melainkan sudah menyebar ke seluruh daerah, termasuk ke Jakarta dan luar Jawa. Bahkan kesenian tsb juga ada di Malaysia sehingga kebutuhan bulu merak hijau akan terus bertambah.

"Kalau merak hijau ini tdk mendapat perhatian, maka lama-lama bisa punah karena bulunya terus dibutuhkan. Sementara ayam bekisar yang dijadikan identitas Jawa Timur saat ini sebetulnya tdk memiliki nilai konservasi sama sekali. Karena ayam bekisar itu hasil silangan ayam domestik dg ayam hutan dan bukan asli," katanya.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar