Kemendag optimistis ekspor fesyen Indonesia terus tumbuh

Kemendag optimistis ekspor fesyen Indonesia terus tumbuh

Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis ekspor produk fesyen Indonesia akan terus tumbuh positif, dimana tercatat nilai ekspor produk tsb pada Januari-November 2014 meningkat 16,59 persen dibanding periode yang sama 2013.

"Pada 2013, nilai ekspor produk fesyen Indonesia sebesar 11,78 miliar dolar AS, sementara pada periode Januari-November 2014, nilai ekspor fesyen sudah mencapai 12,51 miliar dolar AS," kata Direktur Pengembangan Produk Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag, Sulistyawati, dalam siaran pers yang diterima, Selasa.

Hal tsb diungkapkan Sulistyawati dalam jumpa pers Indonesia Fashion Week (IFW) 2015, dimana dia menambahkan berdasarkan hal tsb, pihaknya merasa optimistis ekspor fesyen Indonesia terus tumbuh seiring pertumbuhan positif ekspor fesyen di dunia.

Pada kesempatan itu, Sulistyawati menyatakan bahwa Kemendag akan memfasilitasi 40 booth dari 160 booth yang ada di Zona Fesyen Muslim.

"Pasar fesyen muslim dunia kini tdk hanya mencakup wilayah Timur Tengah dan Afrika, namun juga Amerika dan Eropa. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar, Indonesia memiliki modal dasar mengembangkan fesyen muslim Indonesia," ujar Sulistyawati.

Sulistyawati menambahkan modal untk mengembangkan fesyen muslim Indonesia tsb juga didukung dg bertumbuhnya komunitas fesyen muslim. Indonesia juga berpotensi menjadi hub produk fesyen muslim, khususnya di ASEAN.

"Fesyen muslim Indonesia memiliki potensi besar untk dikembangkan, baik dari segi bahan baku, keragaman budaya, sumber daya manusia maupun pasar produk," tambah Sulistyawati.

Pertumbuhan ekspor fesyen periode 2009-2013 mengalami pertumbuhan positif 10,59 persen per tahun. Pada 2013, nilai ekspor produk fesyen Indonesia mencapai 11,78 miliar doalr AS. Sementara periode Januari-November 2014, nilai ekspor fesyen sebesar 12,51 miliar dolar AS atau mengalami peningkatan 16,59 persen dari periode yang sama tahun 2013.

Beberapa negara utama tujuan ekspor meliputi Amerika Serikat sebesar 35,60 persen , Jepang 6,79 persen, Jerman 6,04 persen dan Uni Emirat Arab sebesar 4,18 persen.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar