Demo besar anti-Netanyahu guncang Israel

Demo besar anti-Netanyahu guncang Israel

Sepuluh hari menjelang Pemilu, Israel diguncang demonstrasi besar-besaran di Lapangan Yitzhak Rabin, Tel Aviv. Demo yang diikuti 25 ribu warga Israel itu menentang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mendesak dilakukannya "perubahan".

Ribuan warga Israel menggelar aksi unjuk rasa, menuntut perubahan pemerintahan dan penggantian Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Lapangan Rabin, Tel Aviv, Israel, Sabtu (7/3). Sekitar 50.000 mengikuti aksi tersebut, menurut keterangan media setempat. (ANTARA FOTO/REUTERS/Amir Cohen)

Ribuan warga Israel menggelar aksi unjuk rasa, menuntut perubahan pemerintahan dan penggantian Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Lapangan Rabin, Tel Aviv, Israel, Sabtu (7/3). Sekitar 50.000 mengikuti aksi tersebut, menurut keterangan media setempat. (ANTARA FOTO/REUTERS/Amir Cohen)

Dalam aksi protes tersebut, para demonstran yang dimotori organisasi akar-rumput Million Hands juga melancarkan kampanye perjanjian perdamaian Israel-Palestina serta pembentukan Negara Palestina.

Para penyelenggara menyebut peserta unjuk rasa berjumlah dua kali lipat dari yang diperkirakan polisi.

“Ini adalah demonstrasi oleh para warga negara Israel yang menuntut perubahan politik, adanya perjanjian perdamaian antara Israel dan Palestina,” kata salah satu orator, Dror Ben Ami.

“Pemerintah telah gagal pada bidang sosial dan ekonomi dan belum dapat meningkatkan kondisi keamanan, negara sudah rusak,” katanya kepada AFP.

Aksi protes menentang Netanyahu itu adalah yang terbesar menjelang Pemilu 17 Maret dan menggambarkan meningkatnya ketidakpuasan terhadap pemerintah sayap kanan itu.

“Kami berharap (sayap) kiri akan kembali,” kata Ben Ami.

Kabar yang diperoleh menyebutkan, mantan kepala badan intelijen Mossad, Meir Dagan, juga bergabung dalam aksi unjuk rasa. Dagaan bahkan dengan lantang menentang Netanyahu.

“Israel punya musuh-musuh, tapi saya tidak takut terhadap mereka. Apa yang saya takutkan adalah kepemimpinan negara saat ini,” tandas dia sebagaimana dikutip ANTARA dari AFP.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berhenti sesaat saat berpidato mendukung Partai Likud dalam kampanye di pemukiman Yahudi Tepi Barat, Maale Adumin, dekat Yerusalem, Rabu (25/2). Netanyahu menolak kritik Washington atas rencananya berbicara di hadapan Kongres, menuduh kekuatan dunia menjauhkan janji dari mencegah Iran mendapatakan senjata nuklir. (ANTARA FOTO/REUTERS/Nir Elias)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berhenti sesaat saat berpidato mendukung Partai Likud dalam kampanye di pemukiman Yahudi Tepi Barat, Maale Adumin, dekat Yerusalem, Rabu (25/2). Netanyahu menolak kritik Washington atas rencananya berbicara di hadapan Kongres, menuduh kekuatan dunia menjauhkan janji dari mencegah Iran mendapatakan senjata nuklir. (ANTARA FOTO/REUTERS/Nir Elias)

Untuk diketahui, hasil jajak pendapat menyebutkan, partai yang diusung Netanyahu, Likud, bersaing hampir ketat dengan Persatuan Zionis.

Disinyalir, pemerintahan Netanyahu berikutnya tidak akan menekankan perdamaian karena anggota-anggota kabinet saat ini menentang pembentukan negara Palestina.

Benjamin Netanyahu

Benjamin Netanyahu adalah menteri pertama dan satu-satunya Perdana Menteri Israel yang lahir di Israel setelah fondasi Negara Israel. Netanyahu bergabung dengan Angkatan Pertahanan Israel pada 1967 di mana ia menjabat sebagai komandan di unit komando elit yaitu Sayeret Matkal, mengambil bagian dalam berbagai misi termasuk misi penyelamatan sandera dari Sabena Penerbangan 571 dibajak pada tahun 1972 (kebetulan di bawah pimpinan Ehud Barak).

Netanyahu juga berjuang di Perang Yom Kippur pada 1973 dan mencapai pangkat kapten sebelum habis. Netanyahu menjabat sebagai Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-bangsa 1984-1988, anggota Partai Likud, dan Perdana Menteri dari bulan Juni 1996 sampai Juli 1999. Netanyahu Menteri Luar Negeri (2002-2003) dan Menteri Keuangan (2003-Agustus 2005) di pemerintah Ariel Sharon, tapi ia berangkat dari perbedaan pendapat mengenai rencana perpisahan jalur Gaza.

Netanyahu kembali merebut kepemimpinan Likud pada tanggal 20 Desember 2005. Pada pemilu 2006, Likud tidak buruk, memenangkan dua belas kursi. Pada bulan Desember 2006, Netanyahu menjadi pejabat Pemimpin Oposisi di Knesset dan Ketua Partai Likud. Pada bulan Agustus 2007, ia mempertahankan kepemimpinan Likud dengan mengalahkan Moshe Feiglin dalam pemilihan partai. Setelah pemilihan parlemen 10 Februari 2009, dimana Likud ditempatkan pihak kedua dan sayap kanan memenangkan mayoritas, Netanyahu membentuk pemerintahan koalisi. Dia adalah saudara Komandan Pasukan Khusus Israel Yonatan Netanyahu, yang meninggal selama misi penyelamatan sandera, dan Ido Netanyahu, seorang penulis Israel dan dramawan.

Pada 2010, nama Benjamin Netanyahu masuk di peringkat 11 dalam daftar “50 Dunia Angka Paling Berpengaruh 2010″ versi majalah Inggris, New Statesman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar