Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi II DPR RI Sukiman menilai pemberian dana sebesar Rp1 triliun kepada partai politik yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri tdk pas.
"Saya nilai, untk sementara ini pemberian dana itu belum pas. Sebab selama ini, tanpa dana tsb, demokrasi masih berjalan baik dan tdk ada masalah," kata Sukiman di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan, tdk pasnya pemberian dana tsb karena saat ini Indonesia sedang membutuhkan banyak dana untk pembangunan seperti infrastruktur, pembangunan daerah perbatasan, pengentasan kemiskinan dan lain sebagainya.
"Lagi pula APBN kitaa tdk besar dan tentu tdk akan mencukupi bila diberikan dana bagi partai politik. Jadi perlu dipertimbangkan lagi," kata anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional itu.
Ketika ditanya, apakah langkah Menteri Dalam Negeri itu adalah untk mengikat partai politik, sehingga semua partai politik dan DPR RI mendukung pemerintah. Sebab, saat ini di DPR RI sendiri masih terbelah dg adanya KMP dan KIH.
"Saya tdk lihat kesana, tapi bisa saja, mungkin ada upaya untk itu. Tentu Komisi II DPR RI akan pertanyakan kepada Menteri Dalam Negeri," demikian Sukiman.
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar