Warna batu permata ruby pigeon blood itu apa?

Warna batu permata ruby pigeon blood itu apa?

Warna batu permata pigeon blood itu apa? Itulah pertanyaan yang dilontarkan Richard W Wise, seorang ahli permata yang juga pimpinan dari RW Wise Goldsmiths Inc, saat menuangkan analisisnya tentang warna batu permata pigeon blood. Pertanyaan yang tepat, katanya, adalah "apa warna terbaik dari batu ruby?"

Dikatakannya, meskipun dia pernah menjelaskan hal itu dalam buku yang berjudul Secrets of The Gem Trade, The Connoisseur’s Guide to Precious Gemstones, namun sepertinya masih banyak orang yang belum membaca atau memahaminya.

Berikut ini adalah ulasan Richard W Wise sebagaimana dia tuangkan di website http://www.rwwise.com mengenai pigeon blood.

Kalau saya ditanya apa itu warna Pigeon Blood, itu sama artinya dengan Anda menanyakan bagaimanakah wajah Tuhan?

Dalam warna ruby (rubi) bisa saja mengandung warna sekunder seperti pink, purple dan orange. Warna ungu dan oranye adalah warna-warna yang berbatasan langsung dengan warna merah pada katalog struktur warna.Anda tidak akan pernah menemukan ruby dengan warna sekunder hijau.

Pink, merah pucat kurang jenuh juga mungkin terjadi. Warna terbaik pigeon blood, harus mengandung warna purple sebagai warna sekundernya.

Mengapa purple? Ada dua alasan yang satu berdasarkan fakta sejarah yang satu lainnya berdasarkan ilmu warna.

Penjelasan yang berkaitan dengan sejarah ini saya dapatkan dari Vincent Pardieu. Vincent mulai mempelajari gemology di Burma dan ia menemukan seorang pedagang yang menjelaskan tentang “pigeon blood” kepadanya.

Orang-orang Burma lah yang pertama kali menggunakan istilah “pigeon’s blood”.

Ungu adalah warna yang jatuh antara biru dan merah pada katalog warna. Hal ini diketahui secara ilmiah sebagai warna spektral yang dimodifikasi. Masyakat Burma mengikat batu mulia dengan emas murni yang sangat kaya akan warna kuning emas. Biru adalah warna komplimen pengganti dari warna merah. Warna komplimen artinya warna tersebut bisa meniadakan warna yang lain atau menggantikannya.

Jadi kalau ruby merah keunguan disetting dengan warna emas kuning, maka warna kuning emas akan meniadakan warna biru yang terkandung dalam warna ungu, dan bisa ditebak hasilnya bahwa secara visual akan didapatkan warna merah yang hampir sempurna.

Saya menulis buku beberapa tahun sebelum saya bertemu Vincent di Bangkok. Namun, saya sampai pada kesimpulan yang sama dengan menerapkan analisis logis.

Penalaran saya bekerja seperti ini. llmu Warna mengajarkan bahwa warna merah mencapai kejenuhan optimum(kecerahan) pada tone sekitar 80%. Ini bukan opini, itu adalah fakta ilmiah yang terukur.

Jika Anda menganggap bahwa tone 100% akan murni hitam, maka 80% dianggap sudah cukup gelap.

Merah muda dan oranye di sisi lain mencapai kejenuhan optimal pada tone medium sampai rendah. Oranye mencapai kejenuhan optimum di antara tone 30-40%. Ungu mencapai kejenuhan optimum pada tone sekitar 60%.

Sekarang, jika Anda menambahkan pigmen terang ke cat warna gelap jelas akan membuat warna keseluruhan tampak lebih muda. Hal yang sama berlaku dalam media transparan. Tone optimum campuran merah dan ungu cukup baik pada tone yang cukup gelap. Warna ungu tidak akan mengeliminasi unsur warna merah.

Pink dan oranye akan membuat warna merah menjadi lebih muda, sedangkan warna ungu akan lebih memperkuat warna merah. Masuk akal?’

Ruby Birma â€" pigeon blood. Credit: Richard W Wise

Gambar pertama di atas adalah ruby Burma 2.09 karat dari tambang tua di Mogok. Batu ini memiliki sedikit warna merah murni, dan memiliki warna ungu lenih sedikit dari batu kedua, Ruby 1,63 karat dari pertambangan yang sama.

Kedua batu tersebut, telah digrading sebagai “pigeon’s blood” oleh GRS, Lab Swiss, Bangkok.

Seperti yang Anda tahu bahwa laboratorium ini telah memeriksa banyak sekali batu ruby dan sangat berpengalaman. Kedua batu tersebut berasal dari lembah Mogok, yaitu tempat penambangan batu terbaik sejak zaman perunggu dan tempat di mana istilah “pigeon’s blood” dilahirkan.

Banyak ruby yang beredar di pasaran saat ini digali dari pertambangan baru di Mong Hsu, yaitu sekitar setengah perjalanan antara Mogok dan perbatasan Thailand.

Batu Mong Hsu tentu bisa juga memiliki ruby pigeon’s blood. Namun yang kita bahas di atas adalah berhubungan dengan sejarah, maka biasa kita sebut dengan istilah pertambangan tua Mogok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar